Guru MAN 2 Nganjuk Lolos 100 Peserta Bimtek Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Disperpusip Kabupaten Nganjuk
Nganjuk – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh keluarga besar MAN 2 Nganjuk. Salah satu guru, Roi Nikmatus Z., berhasil lolos sebagai peserta dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Berbasis Konten Budaya Lokal Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kabupaten Nganjuk.
Roi menjadi salah satu dari 100 peserta terpilih yang berhasil melewati proses seleksi. Program ini diikuti oleh berbagai kalangan, termasuk guru dari lingkungan Kementerian Agama, guru sekolah umum, pegiat literasi, serta masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya lokal melalui karya tulis.
Dalam seleksi tersebut, Roi mengajukan naskah berjudul “Arca Mbah Boeda dan Nyadranan: Representasi Nilai Spiritual dan Kearifan Lokal di Desa Bareng, Sawahan.” Tulisan tersebut mengangkat keberadaan Arca Mbah Boeda sebagai salah satu warisan budaya yang masih dijaga masyarakat, serta tradisi Nyadranan yang hingga kini terus dilestarikan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur, penguatan nilai spiritual, dan perekat kehidupan sosial masyarakat.
Melalui karya tersebut, Roi berupaya mendokumentasikan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal Kabupaten Nganjuk agar dapat dikenal oleh generasi muda. Menurutnya, budaya lokal tidak hanya menyimpan nilai sejarah, tetapi juga mengandung pesan moral, semangat gotong royong, toleransi, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
Keikutsertaan dalam Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis berbasis riset budaya sekaligus memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk menghasilkan karya yang mampu mengangkat potensi daerah sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya.
Keberhasilan Roi Nikmatus Z. menjadi peserta Bimtek merupakan bentuk dedikasi dalam mengembangkan literasi sekaligus kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal. Capaian ini juga diharapkan dapat menginspirasi guru dan peserta didik MAN 2 Nganjuk untuk terus berkarya, meneliti, dan mendokumentasikan kekayaan budaya daerah sebagai bagian dari identitas bangsa.
Seluruh keluarga besar MAN 2 Nganjuk menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan berharap hasil dari kegiatan Bimtek nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan literasi budaya, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat Kabupaten Nganjuk.
