6 Guru Aktif Literasi MAN 2 Nganjuk Terima Buku & Piagam Penghargaan dari Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional

Kegiatan serah terima buku dan piagam penghargaan kepada enam guru aktif literasi sekolah berlangsung khidmat pada Senin, 11 Mei 2026. Penghargaan tersebut diberikan oleh Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan madrasah.

Acara yang dilaksanakan usai upacara bendera ini sekaligus menjadi momentum penyerahan buku antologi puisi berjudul Sajak Istimewa dari MANDALA karya Kasnan, S.Ag., M.Pd.I., dkk. Buku tersebut merupakan hasil kolaborasi literasi antara guru dan siswa yang menggambarkan semangat berkarya, kepekaan rasa, serta kreativitas warga madrasah dalam dunia kepenulisan.

Sebanyak 58 siswa-siswi turut ambil bagian dalam penyusunan antologi puisi tersebut. Para siswa menuliskan berbagai puisi bertema kehidupan, pendidikan, persahabatan, hingga harapan masa depan. Tidak hanya siswa, enam guru penerima penghargaan juga turut menyumbangkan karya puisi terbaik mereka di dalam buku tersebut.

Penyerahan buku juga diberikan kepada para duta literasi siswa sebagai simbol estafet semangat membaca dan menulis di lingkungan madrasah. Kehadiran para duta literasi diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan literasi dan mencintai dunia kepenulisan.

Kepala MAN 2 Nganjuk menyampaikan bahwa budaya literasi harus terus dijaga dan di lingkungan pendidikan. Menurutnya, karya tulis menjadi bukti nyata bahwa guru dan siswa mampu berkolaborasi menghasilkan karya yang bermanfaat dan membanggakan.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga membangun budaya literasi yang kuat. Semoga buku ini menjadi penyemangat bagi seluruh warga madrasah untuk terus berkarya,” ujarnya.

Suasana kegiatan berlangsung penuh kebanggaan dan apresiasi. Para guru dan siswa tampak antusias menerima buku antologi puisi yang menjadi hasil perjalanan literasi bersama selama lebih dari satu tahun. Dengan terbitnya Sajak Istimewa dari MANDALA, diharapkan semangat menulis dan berkarya di lingkungan madrasah semakin tumbuh dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *